Kamis, 22 Januari 2009

Tugas Sistem Informasi Managemen



TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Disusun oleh :
Eko Budi SyaifudinDuddy PrabowoSistaDesrinaAgus
PROGRAM PASCA SARJANAMAGISTER MANAJEMENUNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN2009
Penerapan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara(SIMAK BMN) Pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Purwokerto
I. Latar Belakang Penerapan SIMAK BMN pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Purwokerto
Pada UU No. 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara dinyatakan bahwa keuangan negara adalah semua hak dan kewajiban negara yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barang yang dapat dijadikan milik negara berhubung dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut. Di dalam UU No. 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dinyatakan bahwa perbendaharaan adalah pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara, termasuk investasi dan kekayaan yang dipisahkan, yang ditetapkan di dalam APBN dan APBD. Oleh karena pengelolaan dan pertanggungjawaban atas barang milik negara merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara.Di dalam UU No. 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dijelaskan bahwa yang dimaksud barang milik negara adalah semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN dan perolehan lainnya yang sah. Termasuk dalam pengertian perolehan lainnya yang sah, di dalam PP 6 tahun 2006 tentang Pengelolaan BMN/D disebutkan antara lain sumbangan/hibah, pelaksanaan perjanjian/kontrak, ketentuan undang-undang, dan putusan pengadilan.Pertanggungjawaban atas BMN kemudian menjadi semakin penting ketika pemerintah wajib menyampaikan pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN dalam bentuk laporan keuangan yang disusun melalui suatu proses akuntansi atas transaksi keuangan, aset, hutang, ekuitas dana, pendapatan dan belanja, termasuk transaksi pembiayaan dan perhitungan. Informasi BMN memberikan sumbangan yang signifikan di dalam laporan keuangan (neraca) yaitu berkaitan dengan pos-pos persedian, aset tetap, maupun aset lainnya.Pemerintah wajib melakukan pengamanan terhadap BMN. Pengamanan tersebut meliputi pengamanan fisik, pengamanan administratif, dan pengamanan hukum. Dalam rangka pengamanan administratif dibutuhkan sistem penatausahaan yang dapat menciptakan pengendalian (controlling) atas BMN. Selain berfungsi sebagai alat kontrol, sistem penatausahaan tersebut juga harus dapat memenuhi kebutuhan manajemen pemerintah di dalam perencanaan pengadaan, pengembangan, pemeliharaan, maupun penghapusan (disposal).
II. Tinjauan Pustaka
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerakInformasi Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi.Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan.Barang adalah bagian dari kekayaan yang merupakan satuan tertentu yang dapat dinilai/dihitung/diukur/ditimbang dan dinilai, tidak termasuk uang dan surat berharga.Barang Milik Negara (BMN) menurut Undang-undang Nomor 1 tahun 2004 adalah semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN atau berasal dari perolehan lainnya yang sah. Perolehan lainnya yang sah antara lain berasal dari hibah dan rampasan/sitaan.Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN) adalah subsistem dari Sistem Akuntansi Instansi yang merupakan rangkaian prosedur yang saling berhubungan untuk mengolah dokumen sumber dalam rangka menghasilkan informasi untuk penyusunan neraca dan laporan BMN serta laporan manajerial lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.III. Output Yang Dihasilkan oleh SIMAK BMN
a. Buku Inventaris Intrakomptabelb. Buku Inventaris Ekstrakomptabelc. Buku Barang Bersejarahd. Kartu Inventaris Tanahe. Kartu Inventaris Bangunan Airf. Kartu Inventaris Gedung dan Bangunang. Kartu Inventaris Alat Besarh. Kartu Inventaris Alat Angkutani. Kartu Inventaris Alat Persenjataanj. Catatan Mutasi Perubahank. Daftar Barang Ruanganl. Daftar Barang Lainnyam. Daftar Transaksi BMNn. Daftar Transaksi Unit Akuntasi Pembantu Kuasa Pengguna Barango. Daftar Barang Belum Terdistribusip. Pencetakan Labelq. Daftar Barang Pihak Ketigar. Laporan Barang Kuasa Pengguna per tanggals. Laporan Barang Kuasa Pengguna semesterant. Laporan Barang Kuasa Pengguna tahunanu. Laporan Barang Pembantu Kuasa Penggunav. Laporan Barang Kuasa Pengguna – Persediaanw. Laporan Kondisi Barangx. Laporan Posisi BMN di Neraca pertanggal, semesteran dan tahunany. Catatan Ringkas BMN – Kuasa Pengguna Barang
IV. Kualitas Informasi Yang Dihasilkan
Pelaporan barang milik negara dengan baik dan benar dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang akuntansi dan pelaporan barang milik negara sehingga dapat memberi nilai manfaat dalam proses penyusunan laporan keuangan pemerintah pusat.
V. Hambatan Dalam Penerapan SIMAK BMN
Kurangnya Sumber Daya Manusia yang menguasai dalam penerapan SIMAK BMN.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar